Install Ubuntu 14.04 32-bit di VirtualBox dengan Vagrant

Pada awalnya, ada banyak tools yang membantu pengembangan aplikasi web berbasis PHP yang menggunakan infrastruktur Apache sebagai web server dan MySQL database server. Beberapa yang terkenal adalah WAMPP, XAMPP, dan MAMP yang berjalan di lingkungan Windows, Linux, dan Mac OS.

Seiring berkembangnya teknologi virtualisasi mesin komputer, semakin banyak pengembang aplikasi yang memanfaatkan teknologi tersebut. VirtualBox dan VMWare adalah contoh dari teknologi virtualisasi tersebut. Virtualisasi memungkinkan kita menjalankan berbagai lingkungan sistem operasi dalam sebuah komputer secara bersamaan. Salah satu manfaat dengan adanya teknologi tersebut, pengembang dapat menguji coba aplikasinya di berbagai lingkungan tanpa harus membelli sistem/komputer baru.

Dalam membuat virtual mesin baru ternyata cukup menyita waktu. Developer harus mengunduh ISO sistem operasi, menginstall sistem operasi tersebut, dan setelah sukses developer masih harus direpotkan dengan urusan update, patch, dan aplikasi infrastruktur pendukungnya. Vagrant hadir sebagai solusi masalah tersebut. Dengan Vagrant, kita cukup mengunduh box atau mesin yang telah terinstall sistem operasi, aplikasi tertentu dan telah dikonfigurasikan sesuai dengan kebutuhan aplikasi dikembangkan. Terdapat banyak situs yang menyediakan layanan box vagrant, antara lain: vagrantcloud, puphpet, dan ansible.

Dan berikut adalah video perdana saya di Youtube mengenai panduan instalasi mesin Ubuntu 14.04 Trusty Tahr 32-bit di atas VirtualBox dengan Vagrant. Sebelumnya mohon maaf atas ketidaknyamanan videonya karena ternyata volume suara saya terlalu kecil.

Semoga bisa memberikan gambaran tentang Vagrant.

Iklan

Ganti DNS Bawaan ISP di Ubuntu

Sebenarnya sudah lama ingin mengganti DNS bawaan dari Smartfren. Akhirnya baru bisa ganti sekarang. Biar tidak lupa dan persiapan upgrade dari Ubuntu 10.04 ke Ubuntu 12.04 saya tulis di blog ini saja.

  1. Disable usepeerdns. Edit berkas “/etc/ppp/peers/wvdial”.
    Beri komentar pada baris usepeerdns menjadi

    #usepeerdns
  2. Disable auto dns di wvdial. Edit berkas “/etc/wvdial.conf” set auto dns ke off
    Auto DNS = Off
  3. Tambahkan alamat DNS server di “/etc/resolv.conf” dengan menambah baris
    nameserver 8.8.8.8
    nameserver 8.8.4.4
  4. Buka “/etc/dhcp3/dhclient.conf”
    cari baris yang ada tulisan prepend domain-name-servers 127.0.0.1; beri komen
    tambahkan bari si bawah ini:

    ...
    prepend domain-name-servers 8.8.8.8,8.8.4.4;
    ...

Berikut tangkapan layar ketika smartfren sudah tersambung. Tidak ada lagi informasi DNS bawaan ISPtampilan layar smartfren sudah tersambung

Organizer Pekerjaan yang Sederhana dan Ampuh

Review

Sudah ada banyak peralatan organizer seperti Mozilla Sunbird®, Microsoft Outlook®, dan Apple iCal. Saya sendiri sudah merasa nyaman dengan Mozilla Sunbird yang sudah mendukung sinkronisasi dengan Google Calendar. Namun tidak untuk fitur daftar pekerjaannya (tasks lists). Semua program tersebut walau tingkatannya sudah canggih belum ada yang fitur daftar pekerjaannya intuitif, sederhana, dan mendukung subpekerjaan (subtask). Akhirnya saya mendapatkan aplikasi kecil yang ringan namun dapat memenuhi semua kebutuhan tasks yang lebih komplek. Aplikasi tersebut adalah Get Things Gnome (GTG).

Keunggulan utama GTG adalah:

  1. Mendukung subtask
  2. Memiliki tag (pekerjaan dapat diklasifikasikan berdasarkan tag-nya)
  3. Tag dapat diberi warna
  4. Sederhana, ringan, ampuh

Berikut tangkapan layar di Jaunty saya:

Get Things Gnome

Get Things Gnome

Instalasi

Tambah repository GTG

$ sudo vi /etc/apt/sources.list

Sisipkan di baris paling bawah

deb http://ppa.launchpad.net/gtg/ppa/ubuntu jaunty main
deb-src http://ppa.launchpad.net/gtg/ppa/ubuntu jaunty main

Update Repo

$ sudo apt-get update

Otentikasi kunci public PPA GTG

$ sudo apt-key adv --keyserver keyserver.ubuntu.com --recv-keys 7AC9B38F

Install GTG

$ sudo apt-get install gtg

Selesai

Kesimpulan

Sudahkah pekerjaan Anda kelar? Jangan ditunda-tunda ya 😉 *mengingatkan diri sendiri*

Restart X-Window

Biar gak lupa.

Di Ubuntu Jaunty Jackalope 9.04, tombol CTRL + ALT + BACKSPACE untuk restrart X-Window standarnya tidak aktif. Padahal, Ubuntu Jaunty di MacBook 1.1 (generasi pertama) sering bermasalah dengan VGA Intel-nya. Selain efek Compiz tidak bisa berjalan, aplikasi terasa berjalan lebih lambat. Akhirnya, saya sering bereksperimen dengan driver terbaru dari PPA Launchpad. Kalau sudah ada error, maka restart x-window lebih masuk akal daripada mematikan MacBook lalu menyalakannya lagi.

Langkahnya adalah:

  1. Login ke console dengan mengetikkan CTRL + ALT + F1 + FN (karena MacBook)
  2. ketikkan $ sudo /etc/init.d/gdm restart

Dah gitu aja